| Written by Donna, on 17-12-2007 04:41 |
| Views |
581  |
|
|
|
.png)
Ketika berbicara tentang Natal.. aku berfikir tentang keindahan, Ketika Natal datang kita berbagi kebahagiaan, mencintai sesama dan berbagi kasih di masa yang indah ini.
Seperti Ibu Maria yang melahirkan putranya Yesus, seperti itu juga aku merasakan kelahiran kembali jiwaku dalam setahun, merasakan hangatnya kasih disekelilingku, merasakan kebahagiaan dari apa yang aku tempuh dan bersyukur kepada Tuhan atas apa yang telah terjadi sampai dengan hari ini.
Aku merasakan hal tersebut amat dalam pada saat Natal, bagiku Natal adalah pembaharuan jiwa untuk kembali dilahirkan kudus dan bersih, serta mencurahkan kasih dan cinta kepada semua teman, kerabat dan sahabat.
Bagiku Natal adalah Fun, bercengkrama dengan keluarga, menghabiskan waktu sambil melihat indahnya cahaya natal, menghiasi pohon natal, makan sepuasnya dan tukar menukar hadiah natal dengan kerabat dan segala hal yang indah lainnya.
Bagiku juga Natal adalah kesedihan, melihat sampai saat natal ini masih banyak jiwa yang menderita, masih banyak kemiskinan masih banyak kesedihan dan duka cita.
Tetapi sungguh aku bersyukur, karena pada saat natal aku merasa mendapat waktu khusus untuk bercengkrama dengan Tuhan, berbicara dari hati yang paling dalam, menangis dan tertawa bersama-NYA. Aku dapat merasakan hangatnya kasih Tuhan yang memayungi aku, merasakan kerahiman Tuhan menyelimutiku.
Natal.. adalah kelahiran, begitu juga dengan kehidupanku. Aku merasa dilahirkan kembali dengan membawa janji-janji Tuhan dan berusaha semaksimal mungkin mencapai impianku hingga aku dapat bercerita kembali kepada-NYA pada saat Natal kembali kepadaku.
Salam Natal, salam damai, salam kasih.
Semoga damai Natal menyertai kita semua dan cahayanya menghangatkan jiwa kita yang sudah menjadi beku sampai saat ini.
Selamat Natal untuk sahabatku semua. Amin....!
|