| Written by Donna, on 01-10-2007 13:21 |
| Views |
6977  |
|
|
|

Dear friend,
Sebenarnya sudah lama hal ini mengganjal di pikiranku, kebetulan saat ini ada kasus hangat yang melanda artis kegemaranku Eva Longoria (32). Tidak tahu mengapa aku bisa suka sama dia semenjak aku melihat film serinya di Desperate Housewives. Entah kenapa aku suka sama dia karena peran yang dia mainkan sebagai tante Gabrielle yang suka sama daun muda, aku merasa seperti melihat bahwa peran dia itu nyata ada di sekitarku.
Aku bukan ingin menjadi seperti Gabrielle juga bukan ingin menjadi tante-tante girang yang suka daun muda atau teman-temanku sebut dengan istilah "brondong".
Tapi disisi lain aku melihat perjalanan hidup Eva yang menarik bagiku untuk mengambil sikap bagaimana cara menghadapi hidup ini. Terutama berhubungan dengan kasus video sexnya, ternyata tidak hanya aku saja atau perempuan lain di penjuru dunia ini, bahkan untuk yang setenar Eva ataupun Paris Hilton, mereka semua butuh memori nyata untuk dikenang secara pribadi baik dalam bentuk gambar, tulisan maupun video.
Aku juga punya video seksku sendiri, perempuan lain di sekelilingku juga ada yang memilikinya bahkan sampai ke gadis-gadis yang masih belia (ABG) juga ada yang mengenang aktifitas seks mereka dengan merekamnya menjadi format video.
Lalu sebenarnya apa yang menjadi masalah disini? Pornografi? Pornoaksi? hmm.. semakin kabur rasanya.. apa salah kami perempuan merekam aktifitas kami sendiri? Tidak mungkin lah.. kami merekamnya lalu secara sadar dan aktif menyebarkannya atau kalau perlu membakarnya menjadi CD dan menjual copy-annya.
Tapi.. apa bedanya kami dengan idolaku si Eva Longoria? Dia menjadi semakin populer, semakin banyak kontrak kerja yang akan dia dapatkan dan tentu saja dia semakin kaya.
Untuk kami.... paling... disingkirkan atau paling buruk masuk penjara!
Jangan marah ya..
|